Jumat, 07 Juni 2013

Review Marina Natural Hand & Body Lotion

Sebelumnya saya berpikir hanya menggunakan blog untuk menuliskan cerita tentang kehidupan saya sehari-hari. Saya tidak pernah berpikir menuliskan review atau tulisan yang memuat opini saya khusus untuk sebuah produk. Tetapi setelah mengikuti lomba blog dari Marina Hand & Body Lotion, saya berpikir bahwa tulisan mengenai review sebuah produk itu penting untuk membantu orang-orang yang mencari informasi.

Beberapa isi dari tulisan adalah mengenai sedikit opini tentang Marina Natural Hand & Body Lotion. Ini opini dari saya tentang rasanya memakai Marina Natural, berarti sifatnya subyektif dan tidak terikat. Sedangkan mengenai manfaat dari Marina Natural akan saya coba tuliskan dengan semaksimal mungkin detail dan kebenarannya.

Awal saya mengenal Marina Natural Hand & Body Lotion adalah dari teman yang sama-sama bekerja di suatu tempat kerja (nama tempat kerjanya dirahasiakan sebagai tindakan pencegahan terhadap hacker, ini bukan berarti karena gw terkenal sih, tapi takutnya nanti gw terkenal kan repot). Teman saya ini adalah dua orang kakak beradik cantik yang sama-sama memakai Marina sudah sejak lebih dari lima tahun yang lalu.

Si kakak bernama A*** (nama disamarkan demi alasan yang sama, kalau nanti dia terkenal bisa2 disalahgunakan hacker :p). Adiknya bernama I***. A memakai Marina Natural yang warna botol dan lotionnya oranye. Itu adalah Marina Natural smooth and glow dengan honey & vitamin C.

Foto di bawah ini adalah foto I*** yang memegang Marina milik A***. Kok bukan foto si A***? Sayangnya si kakak (A***) tidak mau difoto, malu katanya. Ayo rame-rame komentar minta foto A***, siapa tahu dia jadi mau difoto, hehehe. Sedangkan yang memakai baju hijau adalah Kak F*** (nama juga disamarkan :)).

Bagaimana, cantik kan? Si I*** ini biasanya memakai Marina Natural yang berwarna pink.


Mari kita lihat satu-satu dari tiap jenis Marina Natural dan kegunaannya masing-masing. Kalau kegunaan secara umum, memakai hand & body lotion ini menambah percaya diri kita lho. Kok bisa? Iya dong, kan kulit menjadi sehat dan menambah pesona diri kita :D.

Marina Natural smooth & glow with honey & vitamin C
Seperti apa Marina Natural smooth and glow? Warnanya sudah disebutkan di atas, oranye seperti warna buah jeruk. Wangi dari botolnya ketika pertama kali dicium adalah wangi yang segar. Seharusnya ada wangi madu dong! Tenang, tenang, ada kok wangi madunya menurut saya. Wangi madu akan tercium setelah kita mengoleskan lotion ini ke tubuh kita.Vitamin C dikenal sebagai antioksidan yang membantu dalam menangkal radikal bebas. Sedangkan madu sudah tidak diragukan lagi manfaatnya. Kulit kita menjadi halus dan berkilau dengan memakai Marina varian ini.



Marina Natural nourished & healthy with almond & vitamin E
Marina Natural nourished & healthy mempunyai wangi yang agak unik. Saya merasakan wanginya seperti wangi obat ketika mencium untuk pertama kalinya dari botolnya. Kok aneh, wangi obat? Nggak aneh juga sih, unik menurut saya seperti yang telah saya tulis di atas. Ah ya, saya tau tepatnya, wangi manis obat batuk. Anda pernah merasakan, bukan? Kalau wangi almond saya belum pernah tahu seperti apa tuh, tapi sepertinya bukan wangi almond deh? Mari kita coba oleskan ke kulit tangan (berhubung saya habis mandi, sekalian olesin ke seluruh bagian tubuh supaya meresap dengan maksimal). Mari kita rasakan lagi wanginya. Apakah berubah? Kata adik saya sih wanginya jadi seperti wangi shampoo. Iya aja deh. Vitamin E juga berfungsi sebagai antioksidan yang fungsinya melindungi dari radikal bebas. Memang apa sih bahaya dari radikal bebas? Bahaya banget! Radikal bebas menyebabkan penuaan dini, merusak sel kulit yang artinya dapat menyebabkan kanker. Almond sangat bagus untuk melembabkan kulit. Selain terdapat vitamin E di dalamnya, kacang almond mengandung lemak tak jenuh tunggal yang berfungsi sebagai antioksidan juga. Kulit kita jadi makin sehat dan ternutrisi dengan memakai Marina warna kuning ini.


Marina Natural protects & cares with apple & sunscreen
Marina yang ini warnanya merah muda alias merah jambu alias pink. Waktu dicium wanginya pertama kali, mirip wangi sabun pembersih yang dipakai di rumah. Setelah dioleskan di kulit, wanginya menjadi seperti wangi parfum merek apa gitu, tapi bukan wangi apel, menurut saya sih, hehehe. Marina Natural protects & cares sangat cocok dipakai bagi kalian yang beraktifitas di luar ruangan. Buah apel adalah sumber antioksidan yang melindungi kulit dari radikal bebas (kayaknya udah disebutin deh di atas, disebutin lagi supaya inget). Marina pink ini lengkap dengan sunscreen yang melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Tidak usah takut kulit rusak lagi deh walau terkena sinar matahari. Disarankan sering-sering mengoleskan kembali Marina lotion ini ya bagi kalian yang sangat aktif beraktifitas di luar ruangan. Kalau bisa sih, hindari terkena sinar matahari langsung secara berlebihan sesuai dengan yang tertulis di bagian belakang botol Marina protects & cares ini. 


Marina Natural 24h* moisturizing with avocado & olive
Nah, kalau Marina Natural yang ini pasti kalian tahu warnanya. Sama seperti warna alpukat dong, warna hijau. Saya aka mengomentari mengenai wanginya dulu (lagi).  Marina Natural yang ini wangi alpukatnya terasa. Enak sekali. Buah alpukat dapat membantu mempercantik kulit. Kandungan di dalam buah alpukat menutrisi kulit yang kering membuatnya lembab kembali. Apalagi Marina Natural 24h* moisturizing diperkaya dengan olive yang dapat menghaluskan dan menyehatkan kulit. Antioksidan kembali berperan di sini. Ya, olive juga kaya antioksidan. Saya pernah makan olive dan rasanya itu, menurut saya, sangat amat tidak enak. Padahal manfaatnya sangat banyak untuk kulit. Tetapi kita bisa lega karena dengan memakai Marina Natural 24h* moisturizing, kita bisa mendapat manfaat olive tanpa memakannya.


Dari keempat Marina Natural, saya paling suka wangi Marina Natural 24h* moisturizing. Soal melembabkan, empat-empatnya sama bagusnya. Kalian suka yang mana?



Kamis, 06 Juni 2013

Review Novel 'DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN'

Novel ini terbitan tahun 2010 oleh Penerbit Gramedia. Pengarangnya adalah Tere-Liye yang nama aslinya adalah Darwis. Buku yang saya baca adalah cetakan ketiganya.

Saya membaca novel ini dengan meminjam dari teman adik saya. Sudah meminjam, dari teman adik lagi, ha, ha, ha. Tapi nggak ada masalah kan? Toh sudah bilang ke pemiliknya dan bukan mengambil diam-diam alias mencuri.



Pertama kali melihat cover novel ini, saya berpikir bahwa covernya sangat sederhana dengan hanya gambar sehelai daun dan tulisan judul di dalamnya. Dominasi warna cover adalah hijau-cokelat. Judulnya yang panjang justru membuatnya menarik saya membaca novel ini terlebih dahulu daripada dua novel lainnya yang juga hasil meminjam.

Sinopsis novel mengungkapkan tokoh utama dari novel ini yaitu Tania. Pada awal cerita, Tania mengenang kisahnya sebagai seorang gadis kecil berumur 11 tahun yang tinggal hanya bertiga dengan adik dan ibunya. Ayahnya telah meninggal sejak ia berumur 8 tahun. Semenjak itu juga Tania dan adiknya, Dede, menjadi anak-anak yang biasa disebut sebagai anak jalanan.

Novel ini membawa kita hanyut dalam perasaan gembira maupun dilema dari Tania. Alur yang digunakannya adalah alur maju-mundur yang sesekali menceritakan tentang Tania yang sedang mengingat masa lalunya dan sebagian besar adalah cerita tentang masa lalu tersebut.

Selanjutnya akan semakin banyak spoiler, jadi untuk para pembaca yang ingin membaca sendiri bukunya, silakan membaca tulisan saya ini sampai habis. Loh?

Pertemuan Tania dengan Danar dimulai dari kejadian yang cukup menyeramkan bagi saya, yaitu terinjaknya paku oleh kaki kecil Tania di atas sebuah bis kota. Danar pada waktu itu diceritakan berumur 27 tahun.

Berkat Danar lah, Tania dan Dede kembali bersekolah. Mereka mendapatkan harapan untuk kembali merasakan hidup yang layak. Mereka pindah dari rumah kardus di sisi pohon linden dan menyewa sebuah rumah kontrakan kecil. Ibu Tania yang tadinya sakit-sakitan beranjak sembuh. Malah ibunya dapat berjualan kue sebagai usaha kecil-kecilan. Semuanya berkat Oom Danar.

Tania kecil sudah memiliki perasaan suka kepada Danar, hanya saja belum mengetahui apa arti perasaannya itu. Kemudian, di kala segala sesuatu berjalan dengan baik (berkat Oom Danar), kejadian yang meruntuhkan segalanya terjadi. Ibunya meninggal. Tania kecil berjanji akan mematuhi perkataan terakhir ibu. Apa itu? Rahasia, baca sendiri ya, hehehe.

Bagaimana kehidupan Tania dan Dede setelah ditinggal ibunya? Tenang, Oom Danar selalu bersama mereka. Ada juga tokoh Ratna, pacar Danar yang ikut membantu Tania dan Dede melewati masa-masa sulit. Bagaimana dengan perasaan Tania pada akhirnya? Silakan dibaca sendiri. Kalau saya kasih tau, nggak akan seru lagi dong.

Novel ini membuat kita penasaran.
Novel ini membuat kita sedih di bagian-bagian tertentu, tidak semuanya.
Novel ini membuat kita tersenyum.
Novel ini ..... (boleh diisi sendiri).

Ini adalah novel dari Tere-Liye yang pertama kali saya baca. Saya jadi ingin mengenal si penulis ini. Maka, setelah ubek-ubek sana-sini, ketemu lah Fan Page Facebook Darwis Tere Liye yaitu https://www.facebook.com/darwistereliye. Silakan di-like ya, banyak kalimat-kalimat yang menggugah hati di sana.

Keep reading!

Sabtu, 01 Juni 2013

Semuanya Berharap Mencapai Puncak Tertinggi, Kemudian?

'Gapailah cita-citamu setinggi langit' adalah sebuah kalimat yang tidak asing lagi bagi semua orang (ya khususnya orang Indonesia, kalau kita ngomong ke orang bule yang belom pernah belajar bahasa Indonesia bakalan cengok dia).

Demi mencapai hal tersebut (langit), kita perlu meninggikan badan sampai tinggiiiiiiiiiii. Cuma bercanda.

Demi mencapai cita-cita, pada waktu kita kecil orang-orang selalu berkata, "Belajarlah yang giat, Nak, supaya cita-citamu tercapai."

Setelah kita dewasa, ternyata si 'belajar dengan giat' saja tidak cukup untuk mencapai cita-cita kita (iya kali belajar doang, kagak makan, kagak minum, kagak ngapa-ngapain selain belajar, bisa mati). Perlu banyak faktor pendukung lain yang datang ke kita atau kita ciptakan.

Apa saja faktor-faktor tersebut? Pertama, diperlukan FAKTOR X untuk menjadi penyanyi berkualitas, baiklah ini bercanda (lagi) mumpung X Factor masih jadi berita hangat.

Faktor yang saya maksud dapat datang dari luar dan dari dalam diri kita. Dapat dikatakan mirip dengan unsur penyusun karya sastra yaitu intrinsik dan ekstrinsik, pasti udah pada tau, kan para pembaca adalah orang-orang pintar semua.

Hmm, post kali ini cukup pendek. Berhubung gue berusaha tidak semakin OOT dari judul, akan gue tuliskan inti dari tulisan gue kali ini.

Cara-cara mencapai impian tertinggi masing-masing orang berbeda. Selagi mampu, kerahkan usaha yang paling maksimal agar tidak ada penyesalan. Lagipula, kalau bercerita seperti ini, "Cu, kakek waktu masih muda sudah pernah berusaha bikin sayap biar bisa terbang ke bulan," lebih keren daripada, "Cu, kakek waktu masih muda pernah pas tidur mimpi bikin sayap biar bisa terbang ke bulan." Yaaa itu sih karangan gue doang soal bikin sayap ke bulan, hehehe.

Selalu ada yang mengingatkan untuk tidak terburu-buru. Padahal waktu kan terbatas? Saya setuju soal keduanya, tidak terburu-buru tetapi gunakan waktu secara maksimal. Untuk apa terburu-buru tetapi ada yang kurang nantinya? Semua orang bisa mencapai puncak tertinggi, semua orang bisa.

Pertanyaannya, setelah sampai di puncak tertinggi lalu apa? Tetap teguh, jangan ceroboh. Ingat, jalan satu-satunya yang ada di puncak tertinggi adalah turun.

Jumat, 31 Mei 2013

Manfaat, Sumber, dan Pentingnya SPF15 untuk Perlindungan Setiap Hari

Apa? Siapa?

Teman-teman di sini ada yang belum mengenal Marina? Siapa itu Marina? Oh, lebih tepat kita bertanya 'Apa itu Marina?'. Kalau belum kenal, nih saya kenalkan. Marina yang akan saya perkenalkan dan kupas tuntas di sini adalah Marina UV White extra SPF15, hand & body lotion terpercaya.

Marina UV White extra SPF15, dari namanya saja sudah terdengar keren ya. Marina UV White extra SPF15 adalah hand & body lotion yang oke banget dipakai setiap hari.

Siapa saja yang harus memakai Marina Hand & Body Lotion UV White extra SPF15 ini?

Semua orang! Semua manusia yang berada di muka bumi harus memakainya bahkan bagi mereka yang sehari-hari hanya berada di dalam rumah. Teruskan membaca untuk mendapat informasi lengkapnya ya.

Supaya makin kenal, inilah Marina Hand & Body Lotion UV White extra SPF15:



Setelah semuanya mengenal Marina, kita ngapain lagi nih? Mencari informasi lagi dong. Supaya bisa menjadi sahabat Marina yang terlindungi kulitnya.

Kapan?

Kapan kita perlu menggunakan Marina UV White extra SPF15? 

Setiap hari! Dengan penggunaan setiap hari, kulit kita akan lembut terawat. Lebih spesifik lagi, gunakan Marina UV White extra SPF15 sebanyak 2 kali sehari sehabis mandi. Mau lebih banyak dari 2 kali sehari? Boleh! Disarankan pemakaian ulang setiap beberapa jam sekali jika diperlukan.

Di Mana?

Nah, pertanyaan menggunakan kata tanya 'di mana' akan banyak jenisnya nih.

Pertama, di mana kita bisa mendapatkan Marina UV White extra SPF15?

Ini mudah dijawab, teman-teman juga sudah tahu kan? Marina UV White extra SPF15 dijual di supermarket dan swalayan di seluruh Indonesia. Yakin di seluruh Indonesia? Yakin dong. Kan ada 40 cabang distributor produk Marina yang tersebar merata di Jawa dan di luar Jawa (-republika.co.id).

Kedua, sebaiknya mengoleskan Marina UV White extra SPF15 di bagian tubuh sebelah mana?

Kebanyakan dari kita (termasuk saya tadinya XD), hanya mengoleskan Marina Hand & Body Lotion UV White extra SPF15 di tangan dan kaki, padahal itu kurang lho. Kita perlu memakai lotion hebat ini di seluruh bagian tubuh. Ingat, semua bagian tubuh, termasuk punggung ya. Ini untuk mendapatkan perlindungan secara keseluruhan, kulit lembut, sehat, dan putih merata di semua bagian tubuh. Mau kan?

Ketiga, di mana tempat untuk mengoleskan Marina UV White extra SPF15?

Ini pasti pertanyaan iseng tetapi akan saya jawab dengan serius. Tempat kita mengoleskan Marina UV White extra SPF15 secara merata di seluruh bagian tubuh kebanyakan pasti di dalam kamar kita sendiri. Masa mau di kamar tetangga? Membayangkannya saja aneh kalau kita meminta kepada tetangga, "Permisi, saya mau pinjam kamarnya untuk tempat mengoleskan Marina UV White extra SPF15, boleh?" Selain tetangga kita akan bingung, kamar si tetangga juga tidak akan bertambah putih meskipun kita oleskan Marina UV White extra SPF15 banyak-banyak, he, he, he. Akan lebih baik kalau kita memberikan Marina UV White extra SPF15 kepada tetangga kita itu dan biarkan dia yang ada di kamarnya saat mengoleskan si lotion ajaib :). Kalau kita sedang bokek, menyarankan si tetangga untuk membeli Marina UV White extra SPF15 sendiri juga cukup baik, ini serius.

Mengapa? Bagaimana?

Sedari tadi saya sibuk mengenalkan Marina kepada kita semua beserta penjelasan mengenai waktu dan tempat untuk memakainya. Pertanyaan terpenting dari lubuk hati pembaca belum terjawab. Mengapa? Bagaimana?

Mengapa harus Marina UV White extra SPF15?

Seperti yang telah saya tulis sedikit di atas, dengan memakai Marina UV White extra SPF15, kulit kita akan menjadi lembut, sehat, dan satu lagi, putih bersinar.

Apakah hanya itu? Eits, tidak hanya itu. Sesuai dengan namanya, Marina UV White extra SPF15 dilengkapi dengan SPF15. Tidak ketinggalan PA+ dan yogurt di dalamnya. Hmm, belum terkesan? Baiklah, saya jelaskan.

Begini, dalam aktifitas sehari-hari, pasti ada saatnya kita terkena paparan sinar matahari. Sinar matahari kan sehat? Membantu dalam pembuatan vitamin D juga. Benar. Tetapi kita harus tahu juga bahaya yang mengancam kita jika terlalu lama terkena sinar matahari. Bahaya itu datang dari radiasi ultraungu yang dipancarkan oleh matahari.

Ultraungu (ultraviolet/UV) dibagi menjadi 3, UVA, UVB, dan UVC. Jenis ke-3, yaitu UVC tidak perlu kita khawatirkan (paling tidak untuk saat ini) karena lapisan ozon di atmosfer telah menyerapnya meskipun lapisan ozon telah terkikis dan berkurang bahkan bocor. Terima kasih ozon.

Tunggu dulu, jangan terlalu cepat lega. Masih ada si UVA dan UVB yang sangat, sangat jahat, kalau tidak mau dibilang jahat saja. Mengapa jahat? Karena UVA dapat menyebabkan perubahan pada sel-sel kulit yang dapat menyebabkan kanker. UVA menembus jauh ke dalam kulit, merusak DNA, menyebabkan keriput yang mengarah kepada penuaan dini. Oke, cukup seram. Mau tahu yang lebih seram lagi? Si UVA ini dapat menembus awan dan kaca! Kalau UVA dapat menembus kaca, pakaian kita tidak menjadi halangan bagi jalan si UVA. Inilah alasan baik untuk memakai Marina Hand & Body Lotion UV White extra SPF15 milikmu ke seluruh bagian tubuh.

UVB tidak mau kalah. Meskipun tidak menembus kulit sampai ke bagian yang dalam (UVB hanya menyerang kulit bagian terluar atau epidermis), UVB dapat menyebabkan kerusakan kulit mulai dari kulit terbakar hingga berujung juga kepada penyakit kanker kulit.

UVA dan UVB ini jugalah penyebab kulit menghitam. Kok bisa? Ketika kulit terkena sinar UV yang berlebihan, akan terbentuk pigmen-pigmen cokelat yang disebut dengan melanin. Melanin sebenarnya sudah ada di dalam kulit kita, paparan radiasi UVB memperbanyak melanin yang dihasilkan oleh sel melanosit. Melanin berfungsi sebagai pelindung kulit. Pigmen ini dapat mengurangi panas radiasi UV, mencegah UV merusak jaringan kulit.

Kita sebagai orang Indonesia cukup beruntung karena kita terlahir dengan pigmen melanin yang cukup untuk melindungi kulit kita. Jika begitu, berarti kita cukup mengandalkan melanin sebagai pelindung kulit dong? Tidak. Justru pembentukan melanin tambahan dipicu oleh adanya kerusakan pada sel kulit. Lagipula, melanin tidak terbentuk begitu saja dalam waktu yang cepat. Ditambah lagi, kulit yang menghitam karena UVA bukan disebabkan oleh terbentuknya melanin melainkan pelepasan melanin dari melanosit. Melanin tersebut tidak menambah jumlah melanin dan tidak melindungi dari kulit terbakar maupun kerusakan kulit akibat radiasi UV. Kita harus mencari perlindungan terbaik bagi kulit kita dari sumber yang lain.

Tenang, sumber perlindungan kulit yang saya maksudkan di atas bukan rahasia kok. Kan sedari awal kita sudah berkenalan dengannya. Ya, kita akan mendapat perlindungan terbaik dari UVA dan UVB dengan memakai Marina UV White extra SPF15 yang juga mengandung PA+ dan yogurt.

Bagaimana sih cara Marina UV White extra SPF15 melindungi kulit kita?

SPF adalah kependekan dari Sun Protection Factor. Angka-angka SPF menyatakan tingkat perlindungan pada sinar matahari. Dengan SPF15 pada Marina UV White extra SPF15, kita dapat bertahan di bawah terik matahari tanpa mengalami erythema, yaitu kulit kemerahan, 15 kali lebih lama daripada tanpa menggunakan Marina UV White extra SPF15.

Tidak suka penjelasan yang sulit? Tentu saja, saya juga tidak. Maka saya akan menuliskan contohnya. Saya misalkan ada seseorang yang dapat berjemur di bawah sinar matahari selama 1 jam sebelum kulitnya memerah (erythema), maka dengan SPF15, dia dapat berjemur 15 kali lebih lama yaitu 15 jam! Siapa yang mau berjemur selama 15 jam? Ayo angkat kaki. Oh, tidak ada.

Kalau begitu, SPF 30 membuat orang pada contoh di atas dapat berjemur sebanyak 30 jam?
Wah, Anda pintar sekali, benar. Oleh karena itu, SPF 15 pada Marina UV White extra SPF15 merupakan perlindungan yang optimal bagi kita. Matahari kan terbenam di petang hari dan baru terbit menjelang pagi? Kita tidak membutuhkan lebih dari SPF 15 untuk perlindungan secara optimal. Apakah kita mau berjemur selama 30 jam? Mau pun kita tidak bisa, he, he, he.

Secara sederhana, SPF dapat dikatakan menyerap radiasi berbahaya dari UVB. Tetapi, SPF30 yang angkanya dua kali lipat dari SPF15 tidak menahan radiasi berbahaya dua kali lipat lebih banyak. Sebenarnya saya ingin memberikan hitung-hitungan matematika di sini tetapi takut kita semua pusing (saya saja sudah pusing), maka tidak jadi. Kenyataannya, SPF 30 hanya melindungi 3% lebih banyak daripada SPF15 dan, perlu saya sebutkan, dengan harga yang lebih mahal (jauh dari sekedar 3%). Karena itulah,  SPF15 adalah yang terbaik. Dengan SPF 15, Marina UV White extra SPF15 optimal melindungi dari 94% sinar UV.

Perlu diingat bahwa masing-masing orang mempunyai waktu yang berbeda sampai kulitnya mengalami erythema di bawah sinar matahari. Maka kembali disarankan mengoleskan Marina UV White extra SPF15 setiap beberapa jam sekali jika diperlukan

PA+ adalah kependekan dari Protection Grade for UVA. Kemudian, diketahui bahwa PA+ melindungi kulit kita dari UVA. Lengkap dong, Marina UV White extra SPF15 melindungi dari UVA dan UVB sekaligus.

Yogurt menurut beberapa sumber dapat digunakan untuk perawatan kulit yang dapat membuat kulit cantik dan bersinar, termasuk juga mencerahkan warna kulit. Rahasianya ada pada asam laktat dan milk protein yang terkandung di dalam yogurt. Asam laktat berperan dalam proses pengelupasan kulit. Sedangkan milk protein berfungsi memperbaiki sel-sel yang rusak sehingga kulit kita terdiri atas sel-sel kulit baru yang sehat  lagi deh. Asyiknya, sudah terdapat yogurt di Marina UV White extra SPF15 sebagai salah satu bahan pembuatnya. Jadi dengan memakai Marina UV White extra SPF15, kita sudah mendapatkan juga manfaat dari yogurt.

Satu hal lagi yang tidak tersembunyi dan bukan rahasia yaitu bahwa Marina UV White extra SPF15 mengandung vitamin B3 atau dikenal juga dengan nama niasin. Vitamin B3 membantu dalam sintesis DNA dan RNA yang singkatnya dalam hal kesehatan kulit adalah membantu dalam pembuatan sel kulit baru. Vitamin B3 juga membantu mengurangi penurunan enzim bermanfaat di kulit. Vitamin B3 juga disebut-sebut sebagai anti bakteri dan anti jamur, makanya ia bisa mengurangi iritasi pada jerawat.

Marina UV White extra SPF15 terdiri atas semua bahan-bahan terbaik bagi perlindungan kulit kita.

Beruntung ya kita memakai Marina UV White extra SPF15 ^^.

SUMBER:
www.sahabatmarina.com
https://en.wikipedia.org/wiki/Ultraviolet
http://www.hko.gov.hk/wxinfo/uvindex/english/uvprotect.htm#PA
http://wikivitamin.com/manfaat-dan-fungsi-vitamin-b3-niasin/

Selasa, 28 Mei 2013

Hip Hip Hura!!

Tadinya saya mau nulis di blog satunya yaitu magicminister@blogspot.com tetapi kok nggak mendapat ide untuk ditulis. Maka saya beralih menulis di sini yang ceritanya memang lebih mengarah ke kehidupan sehari-hari saya dan mungkin Anda.

Beberapa hari yang lalu teman saya bertanya kepada saya, "Emang loe ikut kuis-kuis gituan menangnya banyak Trid?"

Saya menjawab dengan sedikit rasa kecewa menyelip, "Ya, paling 1 bulan 1 kali lah."

Kenyataannya memang rata-rata satu bulan sekali hanya 1 hadiah yang mampir ke rumah gue, bahkan kurang. Selalu ada saat-saat tidak menang sama sekali yang artinya hanya menghabiskan waktu dan listrik (buat menyalakan komputer) dan biaya internet juga tentunya.

Tetapi rasa kecewa gue pada waktu itu adalah sebuah kesalahan. Perasaan kecewa bahwa gue menang 1 bulan 1 kali menjadi seperti tidak bersyukur pada rezeki yang telah datang (sebagai informasi, tulisan yang benar adalah rezeki, menggunakan 'z'). Ya, gue nggak akan kecewa lagi mengenai hal ini. Kalah pun seharusnya tidak kecewa kok, apalagi menang.

Kemudian gue melihat lagi lebih jauh. Jika gue menang, gue akan menjadi bersemangat. Seharian mencari kuis dan berkutat di depan komputer (padahal tugas dan kerjaan masih banyak). Setelah itu, rasanya tidak ada satu hal pun yang dapat menghalangi gue menang. Gue akan merasa semua jawaban gue adalah yang terbaik atau nama gue pasti akan keluar saat diundi. Bagi yang pernah membaca (dan membaca dari awal sampai akhir), perasaan gue mungkin seperti minum ramuan felix felicis di Harry Potter. Ramuan keberuntungan yang membuat peminumnya beruntung tetapi mematikan jika diminum berlebihan.

Boleh percaya atau tidak percaya, satu kemenangan yang membuat gue bersemangat akan membawa kemenangan lainnya (dalam pengalaman gue mengikuti kuis). Itu yang gue rasakan. Lalu apakah hal itu berlangsung terus? Tidak. Setelah diikuti kemenangan yang ke-2 kalinya atau ke-3 kalinya (sebanyak-banyaknya gue menang kayaknya belum pernah sampai 4 kali menang berturut-turut), gue akan sibuk mencari-cari pengumuman pemenang kuis-kuis lain. Bisa ditebak, ketika gue melihat tidak ada lagi kuis yang gue menangkan, semangat gue akan turun lumayan jauh. Mulailah seperti kembali ke nol, seolah-olah kemenangan sebelumnya tidak pernah ada.

Baiklah, sekarang waktunya problem solving. Pertahankan semangat seperti kita adalah pemenang di segala hal. Mulailah dengan berkata kepada diri sendiri 'aku bisa', 'aku pasti berhasil', 'aku pasti menang'. Ini berlaku tidak hanya waktu mengikuti sebuah kuis atau lomba. Ini berlaku di setiap situasi, dalam waktu apa pun, di tempat mana pun. Kedengarannya terlalu percaya diri? Mungkin. Tetapi Anda perlu mencobanya karena cara ini berhasil, paling tidak bagi gue. Malah hal ini membangkitkan rasa percaya diri. Rasanya, kembali gue ingatkan, seperti minum felix felicis. Bahkan ketika berbicara dengan orang lain pun akan terasa rileks lebih dari biasanya. Sebisa mungkin gue akan terus mengingatkan diri sendiri (diri sendiri dulu baru orang lain) agar terus mempunyai semangat sebagai pemenang.

Sesekali ingatlah saat-saat kemenangan atau keberhasilan di masa lampau, bukan untuk hidup di dalamnya tetapi rasakan lagi perasaan bangga dan semangat yang terpancar saat itu. Bangkitkan kembali ke saat ini.
Kok gue jadi kedengeran kayak motivator atau hipnoterapi gitu ya? Biarin deh.

Pertahankan semangatmu, kawan-kawan.

Jumat, 24 Mei 2013

Anda Pernah Mendapat Pengalaman Hampir atau Pernah Ditipu? Jika Iya, Anda Beruntung

Heran melihat judul tulisan saya kali ini? Tidak usah khawatir, kesalahan bukan pada mata Anda. Mata Anda masih normal. Mengapa judulnya menimbulkan kontroversi? Bukannya kalau kita ditipu justru artinya sedang sial? Kok malah beruntung?

Ya, hampir ditipu apalagi sudah pernah tertipu adalah hal yang merugikan kita. Rugi yang saya maksudkan bisa berupa rugi materi ataupun kerugian yang sifatnya jauh dari material misalnya menimbulkan ketakutan. Bukankah semua hal di atas tidak menguntungkan?

Coba dingat-ingat dulu pengalaman Anda sendiri soal ditipu atau menipu. Ups, saya tidak menuduh Anda penipu lho dan berbahagialah bahwa kita bukan penipu ^^. Bagaimana menurut Anda pengalaman tersebut? Tidak mengenakkan? Tentu saja. Menimbulkan trauma? Semoga saja tidak.

Pengalaman saya sendiri tentang penipuan dapat disebut banyak (setidaknya lebih dari 1). Pengalaman pertama adalah di sebuah angkot. Malam itu saya sedang dalam perjalanan menuju rumah nenek sepulang sekolah. Saya duduk di dalam angkot di ujung paling belakang. Angkot berangkat. Tidak lama kemudian naik 5 atau 6 orang pria sehingga angkot hampir penuh. Saat itu saya tidak curiga mengenai apa pun.

Kemudian orang yang duduknya paling dekat dengan saya, kita sebut tersangka 1, menyapa cowok yang duduk di seberang saya, "Dek, masih kuliah atau sekolah?"

Cowok itu menjawab, "Kuliah."

Tersangka 1 bertanya lagi sambil menunjuk saya, "Itu pacarnya ya? Adik juga masih kuliah?"

Saya menjawab, "Bukan. Saya masih SMA."

"Ooo. Begini, kemarin ada orang yang ditusuk di angkot. Jadi kan ada pasangan yang duduknya kayak kamu begini, si cewek di seberang cowoknya. Lalu ada orang lain duduk di samping si cewek. Mungkin si orang lain nggak sengaja nyenggol ceweknya sedikit terus yang cowoknya nggak seneng. Cowoknya itu mau memukul. Seharusnya kan ceweknya pisahin ya, ini nggak, malah orang itu ditusuk pakai gunting."

Saat si tersangka 1 bercerita, saya masih tidak curiga, malah (bodohnya saya) tertarik dengan cerita bualan belaka tersebut. Tetapi saya melihat gelagat-gelagat aneh yang membuat resah juga. Dan saya semakin takut ketika kemudian cowok yang duduk di seberang saya akan turun.

"Bang, pinggir, Bang," kata si cowok.

Saya ingin ikut turun tetapi dicegah oleh si tersangka 1, "Nanti dulu, Adik jangan turun dulu. Kalau nggak bersalah ngapain takut?"

Dalam hati saya berkata 'kalau gitu orang yang tadi juga jangan dikasih turun dong, kenapa gw doang sih?'.

"Saya geledah sebentar ya, tasnya. Coba diambil dulu dompet dan handphone Adik, kami nggak mau ada kehilangan apa-apa."

'Justru loe mau gw kehilangan apa-apa kan?' kata saya lagi dalam hati.

Terpaksalah saya memberikan tas setelah mengambil dompet dari dalamnya.

"Handphone-nya mana?" tanya si tersangka 1.

Saat itu memang saya sedang tidak membawa handphone maka saya bilang, "Nggak ada."

Tas saya diacak-acak oleh teman-temannya si tersangka 1, semua barang dikeluarkan.

Si tersangka 1 bilang, "Coba liat kantong belakangnya."

"Hah? Gunting emang bisa ditaro di kantong belakang?!!!" secara otomatis saya agak berteriak.

"Eeee, umm, cutter, iya bisa aja cutter," kata si tersangka 1 dengan kurang meyakinkan.

'Helloooooooo tadi loe bilang gunting, sekarang cutter, rupanya tu gunting yang tadi buat nusuk bisa disulap pula menjadi cutter???' kata saya masih dalam hati waktu itu dan sampai sekarang masih ngakak kalau ingat hal tersebut.

Dipikir-pikir cutter yang ukuran normal juga nggak mungkin ditaruh di kantong celana belakang kan?

Akhirnya setelah tidak menemukan sama sekali barang berharga menurut mereka, saya diturunkan di sebuah jalan yang sudah agak jauh dari tempat yang tadinya saya harus turun untuk berganti angkot. Alhasil, saya jalan kaki dengan agak menggerutu tetapi bersyukur karena selamat tanpa kehilangan satu benda pun.

Satu hal lagi yang saya ingat saya ucapkan ke 'mereka' (total 5 atau 6 orang tadi termasuk si tersangka 1) adalah bahwa saya telah kelewatan tempat seharusnya saya turun, "Yah jadi kelewatan kan tuh."

 Ada yang menjawab, "Masih bagus dikasih turun."

Mungkin itu pertama kalinya selain si tersangka 1 ada tersangka lain yang berbicara. Tapi saya sudah tidak ingat sih suaranya seperti apa. Lagipula dia cuma menggumam, nggak tahu dia bahwa kuping saya kuping super, mampu mendengar suara dari jauh atau suara berbisik/gumam (anehnya tetap kadang-kadang budeg).

Jadi saya harus berterima kasih telah diberi kesempatan turun angkot? Baiklah, terima kasih kakak-kakak penipu. Semoga jalan kalian menipu ke depannya kembali tidak mulus dan selalu bertemu korban kere seperti saya. <<Ini saya mendoakan yang terbaik lho. Kan si penipu jadinya tidak jadi berbuat jahat. Baik untuk korbannya, baik juga untuk dirinya sendiri.

Kepada para pembaca, modus di atas adalah sebagai informasi untuk menghindari kejadian yang sama terjadi kepada Anda. Ingat, kejahatan adalah untuk dihindari, bukan untuk ditiru!!!!

Ada 1 lagi kejadian ditipu yang saya alami dengan sangat lucu dan menyenangkan. Kejadian tersebut saya simpan dulu untuk tulisan berikutnya ya :).

Mengenai judul, apakah belum terpecahkan artinya? Ya, jika sudah pernah hampir atau telah ditipu, kita menjadi waspada dan mungkin akan sulit tertipu di kemudian hari. Selalu menjauh dari orang yang gerak-geriknya mencurigakan. Ini juga penting: duduklah di bagian depan angkot atau di tempat duduk yang sekiranya dekat dengan pintu jika awalnya sebuah angkot kosong. Tetaplah berkeras duduk di sebelah pintu jika ada rombongan naik beramai-ramai apalagi semuanya pria yang mecurigakan (maho apa, jalan bareng-bareng berlima malem-malem?) kalau perlu langsung turun terutama jika Anda wanita.

Pantau terus tulisan menarik dari saya (PeDe bener).



Senin, 20 Mei 2013

Share Melulu Loe! Kebanyakan Mention Loe!

Tulisan berikutnya oleh Astrid ini salah satunya adalah mengenai kebiasaan Astrid mengikuti kuis terutama di Facebook.

Banyak, bahkan hampir semua, kuis memberi syarat untuk membagikan info kuis mereka dengan tombol share di Facebook. Dengan begitu, tentu saja hasil share muncul di timeline kita dan dapat terlihat oleh teman-teman kita di seantero jagad raya (asal dia adalah friend kita di FB).

Pengalaman gw, beberapa teman mungkin tidak akan memberikan toleransi bagi share dan keputusan akhir adalah unfriend. Berbulan-bulan yang lalu, gw kehilangan 5 teman di FB mungkin karena mereka unfriend atau paling parahnya nge-block FB gw... Hiks... Sayangnya gw nggak tahu 5 orang itu siapa. Let it go.

Seperti yang saya/gw/aku (apa aja bolehlah-sebutan orang pertama tunggal) sebutkan dalam Favorite Quotations milik gw di FB: Kehilangan teman apalagi sahabat begitu menyakitkan. Bila terjadi berkali-kali, kau akan mati. Setidaknya menurut gw itu benar, karena gw pernah merasakannya. Eh, tapi bukan itu topik kali ini... Maaf, maaf, jadi melenceng. Hanya saja gw pada kesempatan ini ingin meminta kepada teman-teman gw (di FB) untuk tidak mem-block atau delete gw dari akun FB, cukup dengan fitur hide maka post mengganggu dari gw akan tidak ada lagi di news feed/ home FB kalian. Kalau tidak tahu caranya, silakan tanya di bawah blog ini melalui komentar (terutama bagi yang bukan friend FB saya) atau melalui FB.

Kembali ke topik utama. Mengikuti kuis adalah hal yang menyenangkan bila menang. Bila kalah? Tahu sendiri lah, sedih sampai tidak terima kalah adalah perasaan-perasaan wajar yang dapat timbul di diri siapa saja.

Kuis itu sendiri adalah sarana promosi bagi para penyelenggaranya. Kok promosi sih? Bukannya kuis adalah bagi-bagi hadiah gratis? Coba tanya Oom Google dulu. . . . . . Oke, nggak ketemu. Apa gw salah keyword? Nggak apa-apa, pakai pengertian dari gw saja, huehehehe.

Mari kita telusuri. Kuis memang berguna untuk mendapat gratisan bagi para pengikutnya (hmm, bahasanya agak aneh, pengikut gitu? Anggap saja 'orang yang mengikuti kuis'='pengikut kuis'). Mari kita pikirkan bersama-sama keuntungan bagi si penyelenggara kuis. Apakah para penyelenggara kuis itu murni ingin bagi-bagi hadiah? Ada kemungkinan jawabannya adalah iya. Jika bukan murni ingin bagi-bagi hadiah, keuntungan apa yang didapat para penyelenggara kuis?

Untuk mengikuti kuis, kita perlu mencari tahu seluk beluk mengenai kuis tersebut. Syarat dan ketentuan dari kuis yang akan kita ikuti adalah syarat minimal yang harus kita ketahui, dengan membaca maupun diberi tahu teman. Nah, dalam mencari syarat dan ketentuan ini, bukankah kita harus membuka web/fan page dari si penyelenggara kuis? Dengan begitu kita melihat update produk dan promosi lainnya dari si penyelenggara kuis, jika misalnya mereka menjual produk/jasa. Perhatikan, melihat gambar jus saja bisa membuat kita haus dan tiba-tiba ingin membeli jus tersebut.

Ada lagi, dengan mengikuti kuis dan membagikannya kepada teman-teman (share di FB atau social media lain), kita membantu dalam penyebaran promosi yang sedang berlangsung sehingga dilihat oleh banyak orang. Kemudian, beberapa kuis juga dibuat dengan syarat harus membeli produk tertentu, kadang-kadang dengan nominal tertentu. Kalau seperti itu tentu sudah sangat jelas keuntungannya bagi si penyelenggara kuis. Cara tersebut legal kok. Keputusan ada di tangan kita untuk mengikuti atau tidak kuis-kuis dengan berbagai aturan itu.

Waktu gw tanya tentang suatu game, teman gw berkata, "Ini gw bukan promosi ya, tapi coba main aja dulu. Kalau suka kita main bareng-bareng."

Bukan game-nya yang akan gw bahas tapi lagi-lagi tentang promosi. Menurut gw, promosi itu wajar kok dan layak dilakukan agar produk atau hal terutama yang kita sukai dapat terus ada. Mengikuti dan menyebarkan kuis adalah salah satu caranya.

'Promosi dapat kita lakukan untuk mendukung hal yang kita sukai baik dibayar maupun tidak.'
-Astrid K.-